PERKEMBANGAN KEYBOARD

Keyboard komputer pertama disesuaikan dari kartu pelubang (punch card) dan teknologi pengiriman tulisan jarak jauh (Teletype).
 
Tahun 1946 komputer ENIAC menggunakan pembaca kartu pembuat lubang (punched card reader) sebagai alat input dan output. Bila mendengar kata “keyboard” maka pikiran kita tidak lepas dari adanya sebuah komputer, karena keyboard merupakan sebuah papan yang terdiri dari tombol-tombol untuk mengetikkan kalimat dan simbol-simbol khusus lainnya pada komputer. Keyboard dalam bahasa Indonesia artinya papan tombol jari atau papan tuts.
Pada keyboard terdapat tombol-tombol huruf (alphabet) A – Z, a – z, angka (numeric) 0 – 9, tombol dan karakter khusus seperti : ` ~ @ # $ % ^ & * ( ) _ – + = < > / , . ? : ; “ ‘ |, tombol fungsi (F1 – F12), serta tombol-tombol khusus lainnya yang jumlah seluruhnya adalah 104 tuts. Sedangkan pada Mesin ketik jumlah tutsnya adalah 52 tuts. Bentuk keyboard umumnya persegi panjang, tetapi saat ini model keyboard sangat variatif.

Dahulu orang banyak yang menggunakan mesin ketik baik yang biasa maupun mesin ketik listrik. Keyboard mempunyai kesamaan bentuk dan fungsi dengan mesin ketik. Perbedaannya terletak pada hasil output atau tampilannya. Bila kita menggunakan mesin ketik, kita tidak dapat menghapus atau membatalkan apa-apa saja yang sudah ketikkan dan setiap satu huruf atau simbol kita ketikkan maka hasilnya langsung kita lihat pada kertas. Tidak demikian dengan keyboard.

Apa yang kita ketikkan, hasil atau keluarannya dapat kita lihat di layar monitor terlebih dahulu, kemudian kita dapat memodifikasi atau melakukan perubahan-perubahan bentuk tulisan, kesalahan ketikan dan yang lainnya. Keyboard dihubungkan ke komputer dengan sebuah kabel yang terdapat pada keyboard. Ujung kabel tersebut dimasukkan ke dalam port yang terdapat pada CPU komputer.

Begini, susunan keyboard yang dipakai umum sekarang ini (QWERTY) sebenarnya adalah salah satu susunan yang paling tidak efisien yang ditujukan agar kita-kita dapat mengetik dengan lebih lambat. Mengapa demikian? Ini dia sejarah susunan keyboard..

Hal ini berkaitan dengan sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu oleh Christopher Latham Sholes (1868). Saat menciptakan mesin ketik prototype sebelumnya, malah sangat memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih cepat.

Terlalu cepatnya kemungkinan dalam mengetik tersebut, sampai- sampai sering timbul masalah pada saat itu. Seringkali saat tombol ditekan, batang-batang huruf (slug) yang menghentak pita itu mengalami kegagalan mekanik, yang lebih sering diakibatkan karena batang-batang itu saling mengait (jamming).

Karena bingung memikirkan solusinya pada saat itu, Christopher Latham Sholes justru mengacak-acak urutan itu demikian rupa sampai ditemukan kombinasi yang dianggap paling sulit untuk digunakan dalam mengetik. Tujuannya jelas, untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang sering terjadi sebelumnya.

Akhirnya susunan pada mesin ketik inilah yang diturunkan pada keyboard sebagai input komputer dan pada tahun 1973 diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization).

Sebenarnya ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK (American Simplified Keyboard), umum disebut DVORAK yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940.

Secara penelitian, QWERTY sebenarnya punya banyak kelemahan seperti membuat tangan kiri Anda overload terutama ketika menulis dalam bahasa Inggris (hal serupa saya rasakan ketika menulis dalam bahasa Indonesia). QWERTY juga membuat kelingking Anda overload. Penelitian menunjukkan bahwa distribusi huruf tidak merata sehingga jari Anda harus menyeberang dari baris ke baris—-bila dihitung jari tukang ketik tipikal akan berjalan lebih dari 20 mil per hari dibandingkan dengan DSK yang hanya 1 mil.susunan DVORAK memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya DVORAK harus tunduk karena dominasi QWERTY yang sudah terjadi pada organisasi-organisasi dunia saat itu dan mereka tidak mau menanggung resiko rush apabila mengganti ke susunan keyboard DVORAK.

Berikut perbandingan menggunakan keyboard tipe QWERTY dan tipe DVORAK dalam hal mengetik.

 
Selain tipe QWERTY dan DVORAK, keyboard memiliki tipe lain seperti AZERTY dan QWERTZ
Secara fisik, keyboard terbagi atas 4 bagian, yaitu:
1. Keyboard Serial
Menggunakan DIN 5 male dan biasanya digunakan pada komputer tipe AT.
 2. Keyboard PS/2
Biasanya digunakan pada komputer ATX dan saat ini yang paling banyak dipergunakan. Pemasangan keyboard tipe ini harus dilaksanakan dengan cermat, sebab port yang dimiliki sama dengan port untuk mouse.
3. Keyboard Wireless
Sesuai dengan namanya, keyboard tipe ini tidak menggunakan kabel sebagai penghubung antara keyboard dengan komputer. Jenis koneksi yang digunakan adalah infra redwifi atau bluetooth. Untuk menghubungkan keyboard dengan komputer, dibutuhkan unit pemancar dan penerima. Unit pemancar biasanya terdapat pada keyboard itu sendiri, sedangkan penerima biasanya dipasang pada port USB atau serial pada CPU.
4. Keyboard USB
Komputer terbaru saat ini sudah banyak yang mempergunakan jenis konektorUSB yang menjamin transfer data lebih cepat.

SEJARAH KEYBOARD

Bagi kalian yang sering menggunakan komputer, pernahkah mengamati susunan huruf yang tertera pada keyboard? Coba deh kalian amati susunan hurufnya. Ternyata tidak tersusun secara berurutan dari A sampai Z, melainkan tersusun secara acak. Kalian pasti bertanya-tanya, mengapa susunan hurufnya seperti itu? Bagaimana awal mulanya hingga terbentuk susunan huruf yang acak seperti itu? Lalu apakah susunan keyboard seperti ini digunakan di seluruh negara di dunia? Yuk kita telusuri sejarahnya.

Susunan keyboard yang dipakai umum sekarang ini diistilahkan dengan Qwerty. Istilah Qwerty ini diambil dari enam huruf pada susunan teratas dari sebuah keyboard. Sebenarnya susunan tersebut adalah salah satu susunan yang paling tidak efisien. Karena susunan tersebut sengaja dibuat seperti itu agar kita-kita dapat mengetik dengan lebih lambat. Loh? Mengapa demikian? Hal ini berkaitan dengan sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu oleh Christopher Latham Sholes (1868).

Pada awalnya susunan keyboard yang asli rancangan Christopher Latham Sholes ini tidaklah Qwerty. Susunan awal ini memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih cepat. Namun karena terlalu cepatnya dalam mengetik, sampai – sampai sering timbul masalah. Seringkali saat tombol ditekan, batang-batang huruf (slug) yang menghentak pita itu saling mengait/tersangkut antara satu dengan yang lainnya.

Karena bingung memikirkan solusinya pada saat itu, Christopher Latham Sholes justru mengacak-acak urutan huruf itu sedemikian rupa sampai ditemukan kombinasi yang dianggap paling sulit untuk digunakan dalam mengetik. Tujuannya untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang sering terjadi sebelumnya. Hal ini berarti susunan Qwerty adalah susunan yang paling tidak efisien karena ditujukan agar kita dapat mengetik dengan lebih lambat.

Akhirnya pada tahun 1973 susunan pada mesin ketik inilah yang diturunkan pada keyboard sebagai input komputer dan kemudian diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization).

Sebenarnya ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK (American Simplified Keyboard), yang umumnya disebut Dvorak yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940. Susunan Dvorak menggunakan kelima vokal dan lima konsonan yang paling umum digunakan yaitu AOEUIDHTNS. Susunan Dvorak ini memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya Dvorak harus kalah dengan susunan huruf Qwerty yang sudah banyak digunakan di dunia pada saat itu.

Susunan keyboard lainnya yang merupakan perkembangan dari susunan Qwerty adalah Qwertz yang dipakai di negara seperti Hungaria, Jerman, Swiss, dan lain-lain. Azerty yang dipakai oleh negara Prancis dan Belgia, serta Qzerty, dan lain-lain.

QWERTY sebenarnya punya banyak kelemahan seperti membuat tangan kiri kita overload terutama ketika menulis dalam bahasa Inggris. QWERTY juga membuat jari telunjuk dan kelingking kita menjadi overload dan cenderung mengalami kelelahan. Penelitian menunjukkan bahwa distribusi huruf tidak merata sehingga jari Anda harus menyeberang dari baris ke baris dan bila dihitung jari tukang ketik tipikal akan berjalan lebih dari 20 mil per hari dibandingkan dengan DSK yang hanya 1 mil.

Perbandingan antara efisiensi mengetik antara keyboard QWERTY (kiri) dan keyboard DVORAK (kanan)

Meskipun begitu, ternyata banyak orang yang enggan berpaling dari desain “QWERTY” meski desain tersebut bukan merupakan desain yang terbaik. Sekalipun teknologi sudah bisa mengatasi problem tombol yang stuck dan jammed, orang tetap bertahan dengan desain “QWERTY” bukannya desain lain yang lebih superior dan memudahkan. Akhirnya QWERTY pun dinobatkan menjadi standar internasional pada tahun 1966 dan terus digunakan hingga saat ini. Meskipun dengan tampilan yang beda-beda, harga ataupun model yang berbeda-beda, orang-orang di dunia hampir bisa dipastikan menggunakan keyboard dengan tipe QWERTY seperti yang sekarang tengah gunakan. 

Sumber : http://labkompmtsnbuaran.wordpress.com/tik/sejarah-perkembangan-keyboard-komputer/

JENIS KEYBOARD BERDASARKAN PORT

PENGERTIAN KEYBOARD

Keyboard atau yang biasa disebut dengan papan ketik, adalah input device komputer yang berfungsi untuk memasukkan data dengan mengetikkan huruf atau angka, maupun symbol khusus untukshortcut keyboard. Kalau ingat keyboard kita pasti ingat yang namanya QWERTY, yang diambil dari urutan huruf pada keyboard bagian atas, karena kita tahu huruf pada keyboard tidak disusun berdasarkan alfabet. Seiring perkembangan teknologi keyboardpun mencadi bermacam-macam dan bervariasi tergantung sesuai kebutuhan dan bentuk yang sangat menarik.

Macam-macam keyboard berdasarkan konektornya:

  1. keyboard Serial, yaitu keyboard yang menggunakan DIN 5 male yang biasanya digunakan pada komputer AT.
  2. Keyboard PS/2, merupakan keyboard yang paling sering dijumpai pada saat ini, karena keyboard ini biasa digunakan untuk komputerATX. Port keyboard PS/2 hampir sama dengan port pada mouse, jadi diharapkan untuk berhati-hati dalam memasang konektor keyboard. Biasanya port pada keyboard ditandai dengan warna ungu dan port pada mouse ditandai dengan warna hijau.
  3. Keyboard Wireless, merupakan keyboard yang tidak menggunakan kabel karena keyboard ini menggunakan perantara kabel sebagai media koneksinya, Akan tetapi keyboard ini ada beberapa jenis berdasarkan konesi yang dipakai seperti: infrared, WIFI, maupun bloetooth. keyboar ini akan lebih praktis jika dipasang pada laptop maupun notebook.
  4. Keyboard USB, merupakan keyboard dengan port USB, karena pada saat ini banyak pengguna yang menggunakan laptop dan pada laptop tidak terdapat port PS/2, maka keyboard ini sering dipakai oleh para pengguna laptop. Selain itu konektor USB menjamin transfer data lebih cepat dibanding dengan port yang lain.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa seiring dengan perkembangan komputer maka perkembangan komponen-komponen pendukung juga semakin pesat, sehingga pengguna bisa menjadi lebih nyaman dalam memakainya.

MACAM-MACAM KEYBOARD

Siapa yang tidak kenal Perangkat keras ini, semua orang pasti sudah kenal dan tahu tentang Keyboard. Keyboard sudah ada sejak komputer pertama ada, bahkan karena kemajuan teknologi yang pesat, dewasa ini keyboard semakin bervariatif dan bermacam-macam.

1. Keyboard QWERTY

keyboard yang paling umum, dan dibuat mengikuti tata letak huruf yang ada di mesin tik.

2. Keyboard DVORAK

Keyboard ini lahir pada tahun 1932 dan di design sedemikian rupa sehingga tangan kanan lebih aktif daripada tangan kiri. Tata letak nya juga di design agar pengguna lebih nyaman saat mengetik. Menurut penelitian, keyboard DVORAK lebih efisien 10-15% dari pada keyboard QWERTY.

3. Keyboard KLOCKENBERG

Keyboard ini dibuat dengan maksud untuk menyempurnakan keyboard jenis yang lama, dengan ada nya pemisahan antara bagian kiri dan kanan dengan sudut 15 derajat, dan di design miring ke bawah. Keyboard ini memiliki jarak anatar tombol yang lebih dekat dibanding keyboard yang lain.

4. Keyboard MALTRON

Keyboard MALTRON tidak berbentuk datar melainkan sedikit cekung ke bagian dalam. Karena pada saat jari-jari mengetik tidak membentuk garis lurus melainkan sedikit cekung. Kenyamanan dan kecepatan dalam mengetik ada di Keyboard MALTRON karena nyaman dan tidak menimbulkan rasa sakit.

5. Keyboard CHORD

Unik dan hanya memiliki 4-5 tombol saja, cara pakai yaitu beberapa tombol ditekan secara berrsamaan. Keyboard CHORD bila dilihat dari ukuran cocok untuk aplikasi pada portabel.

6. Keyboard ALPHABETIC

Bila dilihat sepintas, maka keyboard ini mirip dengan Keyboard QWERTY dan DVORAK, tetapi bila diamati keyboard ini memiliki tata letak yang berbeda, yaitu susunan huruf berurutan seperti alphabet. Biasanya keyboard ini digunakan sebagai mainan anak-anak, dan memperlambat kecepatan bagi tukang ketik.

7. Keyboard NUMERIC

Keyboard ini sengaja memasukan bilangan yang lebih besar dan cocok untuk pengguna tombol numerik, dengan letak tombol yang dapat di jangkau dengan mudah.

8. Keyboard Stenotype


Steno adalah jenis tulisan singkat yang sering digunakan untuk mencatat ucapan seorang. Jenis tulisan ini paling banyak digunakan oleh para wartawan untuk mencatat hasil wawancaranya dengan lebih cepat. Papan ketik Stenotype mempunyai keunggulan yang hampir sama dengan papan ketik Palantype.

9. Keyboard Palantype


Tata letak palantype mempunyai 3 kelompok karakter. Kelompok pada bagian kiri menunjukkan konsonan awal sebuuah kata, bagian tengah menunjukkan kelompok vokal dan bagian kanan menunjukkan kelompok konsonan terakhir dari sebuah kata atau suku kata.Pada gambar terlihat bahwa tidak seluruh konsonan ada disana, konsonan tsb dapat disajikan dengan menggunakan kombinasi beberapa tombol yang ada.

PERKEMBANGAN PORT

PORT SERIAL

Port adalah konektor, biasanya terdapat pada bagian belakang chasing komputer yang menghubungkan sistem komputer dengan device eksternal (contoh : printer, modem, joystick dan sebagainya).Terdiri dari 9 atau 25 pin Biasanya digunakan untuk koneksi mouse atau modem. Port ini diberi nama COM1, COM2, dan seterusnya,port serial hanya dapat menerima atau membaca data satu persatu dalam ukuran 1 bit melalui satu kabel tunggal. Port serial lebih cocok untuk peralatan yang tidak banyak melakukan perpindahan data. Port serial popular digunakan oleh mouse dan keyboard.

PS2 merupakan perkembangan dari port serial. Bentuknya berupa bulatan dengan desain sedemikian rupa sehingga tidak mungkin terbalik atau salah. Komputer dengan processor pentium MMX ke atas biasanya terdapat 2 port PS2, yaitu untuk mouse dan keyboard.

Namun saat ini penggunaan port serial sebagain besar sudah digantikan oleh jenis port baru yang bernama USB. Saat ini USB sudah benar-benar diterima pasar dan menggantikan kepopuleran port serial dan port parallel. Saat ini jika kita butuh serial port jenis RS232 atau paralel port(printer port) di sebuah komputer, maka pada saat membeli komputer kita harus memeriksa terlebih dahulu apakah motherboardnya menyediakan serial port dan paralel port. Sedangkan untuk mencari motherboard dengan USB board bukanlah hal yang sulit, umumnya setiap motherboard saat ini telah dilengkapi dengan 2 hingga 4 buah slot port USB dan dua lagi tambahan port USB di bagian depan casing CPU.

PARALLEL PORT

Parallel Port adalah port yg biasanya dipakai sebagai port printer dengan pinout berjumlah 25 pin (dalam istilah pasar disebut DB25 untuk konektornya). Sesuai namanya, parallel port ini sekali mentransfer data langsung ditransfer selebar 8 bit dalam suatu periode. 8 bit ini diwujudkan dalam 8 buah kabel dalam konektor DB25. Beda halnya dengan serial port yg hanya memiliki 3 kabel utama, yakni Tx (transmit), Rx (receive) dan GND (Ground).

Seiring perkembangan parallel port secara fisik sudah mulai digantikan dengan virtual printer port via USB. Hal ini dikarenakan bentuk fisiknya yg cukup besar sehingga tidak cocok untuk laptop dan juga karena kecepatan transfer datanya yg terbatas. Jika generasi awal untuk parallel port data transfer rate-nya berkisar 50-150 kbps, sekarang dengan emulasi port USB, data transfer rate parallel port (virtual) bisa mencapai 12MBps. Ini tentunya merupakan teknologi yg cukup signifikan.

IDE (Integrated Drive Electronics)

IDE (Integrated Drive Electronics) merupakan standar interface antara bus data motherboard komputer dengan disk storage. IDE interface di buat berdasarkan IBM PC Industry Standard Architecture (ISA) 16-bit bus. Interface dari IDE adalah interface untuk storage devices yang dapat teringrasi untuk disk atau CD-ROM drive. Walaupun IDE merupakan teknologi yang umum, kebanyakan orang menggunakan istilah IDE untuk merujuk pada spesifikasi ATA. Sedangkan AHCI (Advance Host Controller Interface) merupakan mekanisme hardware yang membolehkan software untuk berkomunikasi dengan SATA seperti host bus adapter yang didesain untuk hot-plugin dan Native Commande Queuing ( NVQ ) yang dapat menaikan kemampuan komputer/sistem/hard disk terutama dalam lingkungan multi tasking dengan cara membolehkan drive untuk menjalankan perintah baca tulis yang dikirim secara acak dengan tujuan untuk optimalisasi perpindahan head pada proses pembacaan. AHCI telah di dukung oleh berbagai sistem operasi seperti Windows Vista dan Linux kernel 2.6.19.

Generasi SATA

  • SATA 1.5 Gb/s

Merupakan generasi pertama SATA port yang ada pada motherboard dalam perangkat hardware komputer yang disebut dengan SATA/150 dan dikenal dengan SATA 1 dengan kemampuan 1,5 Gbit/s. Serial ATA menggunakan encoding 8B/10B yang ditempatkan pada level fisik. Dengan metode penempatan seperti itu memberikan tingkat efisiensi hingga 80%, sehingga hasilnya rata-rata kecepatan transfer data adalah 1,2 Gbit/s atau 150 MB/s.

  • SATA 3.0 Gb/s

Setelah pengenalan SATA yang pertama, dibuat standar dengan ukuran 3 Gb/s dengan tingkat sinyal yang telah ditambahkan ke lapisan fisik, dan meningkatkan dua kali pengiriman data. SATA versi lama masih cocok (backward compatibility) dengan SATA versi baru (SATA 3.0 Gb/s). Dalam praktik, beberapa sistem SATA yang lebih lama tidak mendukung kecepatan SATA baru. Sama halnya dengan SATA 1.5 Gb/s, SATA 3.0 Gb/s mengunakan encoding 8B/10B yang menghasilkan tingkat pengiriman data menjadi 2.4 Gb/s, atau 300 MB/s. SATA 3.0 Gb/s secara luas dikenal sebagai “Serial ATA II” (SATA II), yang kadang-kadang juga dikenal sebagai SATA/300 atau SATA 3.0, berkelanjutan baris dari PATA/100, SATA/150 dan PATA/133. Serial ATA mempunyai organisasi standarisasi yang bernama The Serial ATA International Organization yang disingkat menjadi SATA-IO.

  • SATA 6.0 Gb/s

SATA-IO berencana untuk membuat suatu standard SATA 6.0 Gb/s. Secara teoritis keluarannya akan digandakan. Harddisk konvensional tidak bisa mendekati kecepatan ini. Standard SATA 6.0 Gb/s akan sangat bermanfaat jika dikombinasi dengan banyak port, sehingga berbagai port tersebut dapat dihubungkan ke satu port Serial ATA, seperti halnya dengan solid-state drive seperti RAM disk.

  • Inovasi SATA

SATA merupakan bagian dari bus PATA, di mana setiap peralatan memiliki kabel dan bandwith sendiri. Ketika ada permintaan maka dibutuhkan dua nomor host controller untuk mendukung nomor yang sama pada alat SATA, maka pada saat pengenalan SATA ini tidak lagi suatu kelemahan yang penting. Pengontrol yang lain bisa ditambahkan ke dalam suatu ASIC pengontrol dengan biaya yang lebih kecil di luar penambahan tujuh ruang signal line dan print circuit board (PCB) untuk kumparan kabel. Fitur SATA yang tidak dimiliki oleh PATA adalah hot-swap dan native command queueing. Native command queueing dapat meningkatkan kecepatan akses data pada harddisk. Hal ini dapat terjadi karena antrian perintah yang dibangun di dalam harddisk dapat disusun ulang sehingga antrian pencarian data menjadi lebih efisien dan mempengaruhi seek time dan latency time. Untuk memudahkan transisi ke SATA, banyak pabrikan sudah memproduksi drive dengan penggunaan controller yang lebih banyak dari PATA drive dan juga chip penghubung pada logic board.

  • Eksternal SATA

Produk terbaru keluaran SATA saat ini bernama External SATA, teknologi harddisk berteknologi tinggi dan luar biasa baik kapasitas memory maupun kecepatan akses data. Ini adalah hasil pengembangan vendor Seagate HDD external dengan kapasitas 750GB pertama di dunia. Setelah mengeluarkan HDD internal 750 GB pertama di dunia, Seagate akhirnya mengeluarkan HDD external dengan kapasitas yang sama. Dengan kapasitas tersebut kita bisa menyimpan 15.000 lagu digital, 15.000 foto digital, 50 jam video, 50 game komputer dan 25 film DVD. Media ini sangat cocok untuk backup data notebook dan komputer PC maupun server yang memerlukan kapasitas besar. Eksternal SATA adalah suatu hasil pengembangan inovasi harddisk berkecepatan tinggi dalam penggunaan kabel data dan power untuk memudahkan pemakai dalam perancangan PC atau mengimbangi kecepatan processor dan memory yang juga sangat cepat upgrade-nya. Saat ini, eksternal SATA secara khusus dihubungkan dengan suatu USB atau port 1394 (Firewire) menghubung ke suatu PC. Ini merupakan disk drive internal pertama dalam merancang dengan suatu ATA alat penghubung paralel (juga dikenal sebagai sebagai IDE alat penghubung/driver) yang tidak bisa diperluas di luar PC untuk suatu koneksi eksternal.
ATA drive yang paralel tidak dirancang untuk bisa menggunakan kabel eksternal, tidak bisa hotplugged, dan akan memerlukan suatu konektor rumit dalam rancangan. Di artisitektur ekternal SATA sangatlah kontras, USB dan 1394 menyediakan suatu konektor sederhana, kabel serta konektor yang dirancang untuk penggunaan eksternal, dan mengijinkan alat untuk ditambahkan atau dipindahkan pada saat sedang berjalan di komputer.
Ukuran harddisk 2.5” (atau lebih kecil), di mana memerlukan hanya 5V untuk koneksi, beberapa solusi sudah menggunakan koneksi lain seperti USB atau PS-2 konektor untuk menyediakan kuasa ke tujuan tertentu yaitu suatu ATA pengarah yang serial atau ekternal SATA.


Driver SATA eksternal yang menggunakan port USB, merupakan driver IDE yang sama ini dengan suatu chip konversi yang bertindak sebagai penerjemah dari ATA untuk menghubungkan protokol yang menggunakan pada bagian atas disk drive ke USB atau 1394 pada konektor tersebut. Di dalam PC, suatu reconversion langsung membiarkan komputer untuk mengenali peralatan baru ke peralatan lain yaitu internal. Bertujuan untuk memerlukan sistem beroperasi, yang mana adalah secara khas disediakan melalui suatu Arus Bolak-Balik.


Pada dasarnya pasar keinginan drive ATA karena dapat dikoneksikan dengan serial eksternal ATA yang tidak terlalu rumit, dipertunjukkan oleh fakta bahwa beberapa produk yang menyediakan kemampuan ini datang untuk menjual mendahului ATA spesifikasi kemudian melakukan perubahan (upgrade) ke Serial eksternal ATA yang terakhir. Beberapa produk, awal mula dikembangkan dengan menggunakan port SATA koneksi internal, yang tidak menyediakan semua atribut yang diperlukan uraikan di atas yang dirancang ke dalam kabel yang eksternal ATA baru dan konektor baru. Sebagai hasilnya, dapat diharapkan untuk mempercepat pertumbuhan drive disk ke desain yang lebih inovatif. Sebagaimana awal produk ATA menjadi Serial ATA eksternal menggunakan konektor teknologi lain, seperti 1394 atau DB9 (standard monitor interconnect). Hal ini dirancang untuk mengakomodasi ATA menjadi Serial kecepatan tinggi, dan dapat menyebabkan banyak kebingungan dengan konsumen yang boleh berasumsi bahwa suatu jenis isyarat berbeda adalah keluaran pada atas konektor. Bayangkan permasalahan yang akan terjadi ketika menghubungkan suatu digital mahal yang bagian camcorder ke suatu 1394 konektor yang benar-benar dikemudikan oleh suatu ATA pengontrol Serial.

  • SATA pada Storage Area Network (SAN)

Server terkait dengan jaringan storage yang mengakses blok data melalui SAN. Storage array menggunakan berbagai SATA harddisk drives dan kartu RAID yang menyediakan saluran serat (FC/Fiber Channel) atau iSCSI interface ke host, dan SATA interface ke HDDs. Bentuk jaringan ini menyediakan storage dengan biaya rendah di dalam suatu lingkungan SAN. Pada Storage Area Network (SAN) ini mendukung SATA 1,5 Gb/s dan SATA 3 Gb/s. SATA pada Direct Attached Storage (DAS) Suatu server terikat dengan suatu eksternal RAID dengan suatu Koneksi Sa luran Serat (Fiber Channel). Fiber Channel ke Serial ATA kartu RAID yang mendukung RAID, dengan Serial ATA menyediakan koneksi bandwidth yang besar untuk berbagai harddisk drives. Pada Direct Attached Storage (DAS) ini mendukung SATA 1,5 Gb/s dan SATA 3 Gb/s.

  • USB

ditahun 1994, gabungan dari 4 produsen komputer dan elektronika (Compaq, Intel, Microsoft, dan  NEC) memulai usaha untuk membuat spesifikasi Universal Serial Bus (USB), sebuah bus baru yang pada awalnya di desain untuk keperluan koneksi pc ke line telp dan perluasan port. Bus tsb jg harus mudah digunakan.

spesifikasi versi 1.0 dirilis pertama kali tahun 1996. versi 1.1 dirilis oleh Intel th 1998 dg tambahan kemampuan transfer data pada kecepatan rendah  (1,5MBit/s) dan kecepatan penuh (12MBit/s). versi 2.0 diumumkan th 1999, ditambah dengan kemampuan transfer data pada kecepatan tinggi (480 MBit/s).

USB mendukung plug n play dengan load dan unload driver yg dinamis. pemakai tinggal menghubungkan piranti USB kedalam bus, host(komputer) akan mendeteksi kehadiran piranti ini, mengeceknya dan memasang driver yg diperlukan. user tdk perlu khawatir akan terminasi, setting IRQ (Interupt ReQuest) dan alamat port, atau reboot komputer. jika telah selesai menggunakan piranti usb tsb tinggal di cabut saja hostnya tanpa terlebih dulu harus mematikan komputer, yg secara otomatis akan mendeteksi ketidak-hadiran piranti usb ini. da kemudian akan meng Unload drivernya. proses ini dilakukan melalui kombinasi PID/VID(Product ID/Vendor ID). VID disediakan oleh forum pemakai USB (USB Implement Forum), dan PID dibuat oleh pembuat hardware.

ETHERNET

Ethernet adalah teknologi jaringan yang terkenal dan banyak digunakan dengan menggunakan topologi BUS. Ethernet ditemukan oleh Xerox Corporation di Palo Alto Research Center di awal tahun 1970. Digital Equipment Corporation, Intel Corporation, dan Xerox kemudian bekerja sama untuk merancang standar produksi yang secara informal disebut DIX Ethernet untuk inisial dari tiga perusahaan. IEEE sekarang mengontrol standar Ethernet. Dalam versi aslinya, Ethernet LAN terdiri dari kabel koaksial tunggal yang disebut eter, untuk beberapa komputer yang terhubung. Para pakar menggunakan segmen istilah untuk merujuk ke kabel koaksial Ethernet. Sebuah segmen Ethernet diberikan terbatas sampai 500 meter panjangnya, dan standar membutuhkan jarak minimal 3 meter antara setiap pasangan koneksi. Perangkat keras Ethernet asli dioperasikan pada bandwidth 10 Megabits per detik (Mbps), sebuah versi yang lebih dikenal sebagai Fast Ethernet beroperasi pada Mbps IUU. dan versi terbaru, yang dikenal sebagai Gigabit Ethernet beroperasi pada 1000 Mbps atau 1 Gigabit per detik (Gbps).

Generasi Ethernet

  • Ethernet Generasi pertama dari ethernet ini dirilis pada tahun 1972 menggunakan kabel coaxial dan memiliki kecepatan hingga 2,94 Mbps
  • Ethernet II (DIX v2.0) Dirilis pada tahun 1982. Menggunakan kabel thick coaxial dan kecepatan hingga 10 Mbps. Frame-nya sudah menyertakan field type. Dix merupakan singkatan vendor pembuatnya, yaitu DEC, Intel, dan Xerox
  •  802.3 10Base5 Dirilis pada tahun 1983 menggunakan kabel thick coaxial dengan kecepatan 10Mbps dan panjang kabel mencapai 500 meter.
  • 802.3a 10Base2 Dirilis pada tahun 1985. menggunakan kabel thin coaxial dengan kecepatan 10 Mbps dan panjang kabel sekitar 185 meter
  • 802.3i 10Base-T Dirilis pada tahun 1990. merupakan pengembangan 1Base-T namun sudah dapat menjangkau kecepatan hingga 10 Mbps. panjang kabel maksimum sekitar 100 meter
  • 802.3b 10Broad 36 Dirilis pada tahun 1985. Menggunakan kabel standar CATV 75ohm dengan kecepatan 10Mbps dan dapat menjangkau jarak 3600 meter. Sinyal yang ditransmisikan berbeda dengan jenis Base (baseband). Sinyal Broad (Broadband) mirip dengan sinyal untuk transmisi audio via kabel
  • 802.3c dirilis pada tahun 1985. merupakan spesifikasi untuk repeater 10 Mbps
  • 802.3d FOIRL Dirilis pada tahun 1987. Merupakan spesifikasi untuk repeater network yang menggunakan fiber optic (FO)
  • 802.3e 1Base5 atau StarLAN Dirilis pada tahun 1987. Merupakan spesifikasi untuk Ethernet yang menggunaka kabel twisted pair. Kecepatan yang dicapai sebesar 1Mbps
  • 802.3j 10Base-F Dirilis pada tahun 1993. disebut sebagai Ethernet over fiber optic. MenggunakaN kabel fiber optic dengan kecepatan 10Mbps. Macam-macam dari 10Base-F yaitu 10Base-FL, 10Base-FB, 10Base-FP.
  • a. 10Base-FP Digunakan untuk menggabungkan node – node hingga 33 buah menggunaka topologi star tanpa repeater. Dapat menjangkau jarak hingga 500 meter. FP merupakan singkatan fiber passive.
  • b. 10Base-FL Digunakan untuk menghubungkan node dengan repeater, atau dua buah node, atau dua buah repeater. Dapat menjangkau jarak hingga 2000 meter. FL merupakan singkatan fiber link.
  • c. 10Base-FB Tidak menghubungkan network dengan node akhir, melainkan sebagai backbone untuk menghubungkan antar segmen atau antar repeater/hub. Dapat menjangkau jarak 2000 meter. FB merupakan singkatan fiber backbone
  • 802.3u 100Base-TX, 100Base-T4, 100Base-FX Dirilis pada tahun 1995. Disebut sebagai FastEthernet dan menjangkau kecepatan 100 Mbps dengan dukungan autonegotiation.
  • 10Base-TX menggunakan dua pasang kabel twisted pair Cat 5. Maksimal panjang kabel adalah 100 meter.
  • 100Base-T4 menggunakan 4 pasang kabel twisted pair Cat 3. Maksimal panjang kabel adalah 100 meter.
  • 100Base-FX menggunakan dua buah kabel fiber optic jenis multimode. Untuk mode operasi half duplex dapat mencapai 400 meter dan full duplex dapat mencapai 2000 meter.
  • 802.3y 100Base-T2 Dirilis pada tahun 1998. Mendukung kecepatan 100 Mbps menggunakan dua pasang twisted pair Cat 3.
  • 802.3z 1000Base-T, 1000Base-SX, 1000Base-CX, 1000Base-LX Dirilis pada tahun 1998. Mendukung kecepatan 1Gbps.
  • 1000Base-T menggunakan 4 pasang kebel twisted pair Cat 5.
  • 1000Base-LX adalah spesifikasi Ethernet untuk fiber optic menggunakan kabel multimode atau single mode. Jika menggunakan multimode bisa mencapai jarak 316 pada mode half duplex dan 550 meter pada mode full duplex. Jika menggunakan kabel singgle mode dapat mencapai jarak 316 meter pada mode half duplex dan 5000 meter pada mode full duplex. L singkatan dari Long Wave Laser.
  • 1000Base-SX menggunakan kabel muktimode fiber optic. Dapat mencapai jarak 275 meter pada mode half duplex dan 550 meter pada mode full duplex.
  • 1000Base-CX  menggunakan kabel twinaxial atau short haul copper. Sejenis kabel balanced shielded twisted pair 150 ohm. Jarak yang bisa dijangkau sekitar 25 meter.
  • 802.3ac 10GBase-SR Dirilis pada tahun 2003. Mendukung kecepatan 10Gbps. Menggunakan fiber optic jenis multimode
  • 802.3ak 10GBase-CX4 Dirilis pada tahun 2004. Mendukung kecepatan 10Gbps. Menggunakan kabel twinaxial. Panjang maksimal kabel adalah 300 meter.

Audio Codec

AC’97 (Audio Codec ’97, juga MC’97 untuk Codec Modem ’97) adalah standar codec audio yang dikembangkan oleh Intel Labs Arsitektur pada tahun 1997. Standar ini digunakan dalam motherboard, modem, dan kartu suara.
Komponen audio terintegrasi ke dalam chipset terdiri dari dua kelas komponen: sebuah AC’97 pengendali digital (DC97), yang dibangun ke dalam I / O Controller Hub (ICH) dari chipset, dan AC’97 audio dan codec modem, yang merupakan analog komponen dari arsitektur.
AC’97 mendefinisikan berkualitas tinggi, 16 – atau 20-bit arsitektur audio dengan dukungan surround sound untuk PC. AC’97 mendukung tingkat 96 kHz sampling pada resolusi 20-bit stereo dan 48 tingkat kHz sampling pada resolusi 20-bit stereo untuk perekaman multichannel dan pemutaran. AC’97 mendefinisikan maksimum 6 channel dari output audio analog.
Terpadu audio dilaksanakan dengan AC’97 Codec pada motherboard, sebuah Komunikasi dan Jaringan Riser (CNR) kartu, atau audio / modem riser (AMR) kartu.
Pada tahun 2004, Intel merilis penerus Intel High Definition Audio (HD Audio) yang tidak kompatibel dengan AC’97. HD Audio memiliki kemampuan untuk mendefinisikan lebih banyak dari enam AC’97 di saluran output, tetapi dalam prakteknya kebanyakan motherboard memberikan tidak lebih dari 8 saluran.


AC’97 telah memiliki beberapa revisi :

  • AC’97 sesuai 1.x menunjukan laju sampling operasi tetap 48k (non-set fitur diperpanjang).
  • AC’97 2.1 compliant menunjukan set fitur diperpanjang audio (variable rate opsional, multichannel, dll).
  • AC’97 2.2 compliant menunjukkan diperpanjang dukungan audio, ditingkat riset audio, dan opsional S/PDIF
  • AC’97 2.3 compliant menunjukkan informasi konfigurasi diperpanjang dan opsional jack dukungan pengindraan.

AC ’97 v2.3 memungkinkan Plug and Play audio untuk pengguna akhir. Revisi ini menyediakan sarana untuk audio codec untuk memasok data parametrik tentang antarmuka analog seperti Definition Audio Intel High.

PCI

PCI berbasis pada local bus yang cepat. Pada perkembangannya, PCI diadopsi menjadi standar industri di bawah administrasi dari PCI Special Interest Group, yang kemudian definisi dari PCI diperluas menjadi konektor standa interface bus /slot ekspansi.PCI mempunyai interface sebesar 64 bit dan mengimpelentasikan lebar jalur 32 bit untuk bus data dan alamat (bandingkan dengan ISA ,16 bit). PCI ialah bus dengan arsitektur sinkronous, yakni bus dimana semua transfer data dijalankan secara relatif bersamaan terhadap pulsa detak sistem. PCI mendukung mekanisme auto-configuration dimana setiap piranti PCI terdapat sekelompok register konfigurasi yang memungkinkan identifikasi/pengenalan akan jenis piranti seperti SCSI , Video, Ethernet dan lainnya.

Mengenai perkembangan PCI dari tahun ketahun, PCI semakin berkembang dengan pesat apalagi sekarang ini yang lebih pasaran kita kenal adalh PCI Exspres yang kualitasnya lebih bagus dari PCI PCi sebelumnya. PCI keluar pada tahun 1990 berbasis Pentium diterapkan pertama kali oleh Intel. Intel menerbitkan semua patent bagi domain public dan mempromosikan pembuatan himpunan industry, PCI SIG, untuk pembuatan lanjut dan memelihara kompatibilitas spesifikasi PCI. Ternyata PCI dapat diterima secara luas dan penggunaannya pada komputer pribadi, wprkstation semakin meningkat. Pada tahun 1993 PCI 2.0 dapat diterbitkan. Karena spesifikasinya berada didomain public dan didukung oleh industry microprosesor dan peripheral secara luas.

PENGERTIAN PORT PADA KOMPUTER

Port merupakan satu set perintah yang digunakan oleh komputer untuk memindahkan data dari atau ke perangkat lain, misalnya untuk berhubungan dengan keyboardmouseprinter, modemmonitor dan sebagainya. Ada berbagai macam port, berikut jenis-jenis port yang ada dan sekaligus akan saya jelaskan satu-satu :

-      Serial Port

-      Pararel Port

-      IDE

-      SATA

-      USB

-      Ethernet

-      Audio Codec

-      PCI

SERIAL PORT

Pengertian dan Fungsi Serial Port

Serial Port atau biasa disebut dalam bahasa Indonesia adalah port seri merupakan sebuah port pada personal computer yang berfungsi untuk mentransmisikan satu bit informasi pada satu satuan waktu. Dalam serial port, pengiriman informasi tidak memungkinkan untuk melakukan secara banyak sekalius. Hal ini disebabkan karena dalam melakukan pemindahan data, biasanya serial port bekerja seri, misalnya COM 1 dan COM 2. Untuk penggunaan port serial sekarang ini sudah berkurang. Penggunaan port serial telah tergantikan dengan port USB dan Firewire. Sedangkan untuk jaringan (networking) fungsinya sudah tergantikan dengan port Ethernet. Berikut beberapa fungsi serial port yaitu menghubungkan antara peripheral (alat) computer lain dengan motherboard, penghubung antara mouse dengan motherboard, penghubung antara modem dengan motherboard, dan mentransmisikan informasi-informasi berupa bit-bit dari mainboard ke perangkat lainnya. Konektor yang digunakan adalah RS-232C dengan 9 pin atau 25 pin.

GENERASI SERIAL PORT

PS/2

PS2 merupakan perkembangan dari port serial. Bentuknya berupa bulatan dengan desain sedemikian rupa sehingga tidak mungkin terbalik atau salah. Komputer dengan processor pentium MMX ke atas biasanya terdapat 2 port PS2, yaitu untuk mouse dan keyboard.

Namun saat ini penggunaan port serial sebagain besar sudah digantikan oleh jenis port baru yang bernama USB. Saat ini USB sudah benar-benar diterima pasar dan menggantikan kepopuleran port serial dan port parallel. Saat ini jika kita butuh serial port jenis RS232 atau paralel port(printer port) di sebuah komputer, maka pada saat membeli komputer kita harus memeriksa terlebih dahulu apakah motherboardnya menyediakan serial port dan paralel port. Sedangkan untuk mencari motherboard dengan USB board bukanlah hal yang sulit, umumnya setiap motherboard saat ini telah dilengkapi dengan 2 hingga 4 buah slot port USB dan dua lagi tambahan port USB di bagian depan casing CPU.

Karakteristik Sinyal Serial Port

Standar sinyal komunikasi serial yang banyak digunakan ialah standar RS232. Standar ini hanya menyangkut komunikasi data antara komputer (Data Terminal Equipment – DTE) dengan alat – alat pelengkap komputer (Data Circuit-Terminating Equipment – DCE). Standarad RS232 inilah yang biasa digunakan pada serial port IBM PC Compatibel.
Standar sinyal serial RS232 memiliki ketentuan level tegangan sebagai berikut:

  • Logika ‘1’ disebut ‘mark’ terletak antara -3 volt hingga -25 volt.
  • Logika ‘0’ disebut ‘space’ terletak antara +3 volt hingga +25 volt.
  • Daerah tegangan antara -3 volt hingga +3 volt adalah invalid level, yaitu daerah tegangan yang tidak memiliki level logika pasti sehingga harus dihindari. Demikian juga level tegangan lebih negatif dari -25 volt atau lebih positif dari +25 volt juga harus dihindari karena dapat merusak line driver pada saluran RS232.

Konfigurasi Serial Port.

Gambar 1 adalah gambar konektor port serial DB 9. Pada komputer IBM PC Compatibel biasanya kita dapat menemukan dua konektor DB 9 yang bisanya dinamakan COM1 dan COM2.

Keterangan mengenai fungsi saluran RS232 pada konektor DB9 adalah sebagai berikut:

  • Receive Line signal detect, dengan saluran ini DCE memberitahukan ke DTE bahwa pada terminal masukkan ada data masuk.
  • Receive Data, digunakan DTE menerima data dari DCE.
  • Transmit Data, digunakan DTE mengirimkan data ke DCE.
  • Data Terminal Ready, pada saluran ini DTE memberitahukan kesiapan terminalnya.
  • Signal Ground, saluran ground.
  • Ring Indicator, pada saluran ini DCE memberitahukan ke DTE bahwa sebuah stasiun menghendaki berhubungan dengannya.
  • Clear To Send, dengan saluran ini DCE memberitahukan bahwa DTE boleh mulai mengirim data.
  • Request To Send, dengan saluran ini DCE diminta mengirim data oleh DTE.
  • DCE Ready, sinyal aktif pada saluran ini menunjukkan bahwa DCE sudah siap.

Converter Logika RS232.

Jika peralatan yang digunakan menggunakan logika TTL, maka sinyal port serial harus dikonversikan terlebih dahulu ke pulsa TTL sebelum digunakan begitu juga sebaliknya. Converter yang paling mudah digunakan ialah MAX232. Di dalam IC ini terdapat charge pump yang akan membangkitkan tegangan +10 Volt dan -10 Volt dari sumber +5 Volt tunggal. Dalam IC DIP (Dual Inline Package) 16 pin ini terdapat 2 buah transmitterdan 2 buah receiver.